Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.
Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.

Droidif.com, Semua ibu hamil akan memiliki perasaan khawatir tentang kesehatan bayi di dalam kandunganya, salah satu yang di khawatirkan oleh sang ibu adalah bayi terlilit tali pusar. Penyebab bayi terlilit tali pusar cukup beragam, salah satu penyebab yang umum terjadi adalah bayi yang terlalu aktif didalam kandungan.

Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.
Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.

Namun ternyata penyebab dari bayi terlilit tali pusar itu beragam, berikut ini adalah beberapa penyebab bayi terlilit tali pusar yang harus ibu hamil tahu.

Tali Pusar Terlalu Panjang

Ketika tali pusar yang dimiliki bayi terlalu panjang, maka beberapa gerakan bayi dalam kandungan bisa menyebabkan masalah ini. Gerakan bayi yang kuat dalam kandungan bisa meningkatkan ketegangan tali pusar. Akibatnya tali pusar yang meregang bisa membuat bayi terlilit. Umumnya hal ini bisa menyebabkan lilitan pada bagian leherĀ  bayi. Namun tali pusar yang panjang juga bisa menguntungkan karena bisa melindungi aliran darah dari ibu ke bayi. Tapi jika berlebihan juga bisa menyebabkan resiko kelahiran prematur.

Gerakan Bayi yang Kuat

Umumnya setiap bayi memiliki ukuran tali pusat yang berbeda-beda. Tali pusar bekerja untuk melindungi janin agar selalu mendapatkan nutrisi dari ibu. Tali pusat berisi sebuah zat gelatin atau jeli yang berfungsi untuk melindungi pembuluh darah dalam tali pusar. Gelatin juga berfungsi untuk melindungi pembuluh darah tali pusar agar tidak terkena tekanan yang berlebihan.

Ketika gerakan bayi normal maka tali pusar akan normal namun jika gerakan berlebihan maka tali pusar juga bisa menjadi panjang. Jadi dorongan gerakan bayi yang kuat dalam kandungan akan mendorong bayi terkena lilitan tali pusar. Ibu hamil harus mengikuti semua perkembangan janin dari tahap awal sampai akhir kehamilan.

Bayi Turun ke Ruang Panggul

Pada akhir kehamilan maka biasanya bayi sudah mulai turun ke ruang panggul. Ketika masih dalam puncak rahim maka bayi memiliki tali pusar yang mengikuti gerakan bayi. Jika bayi masuk ruang panggul maka semua paket plasenta termasuk tali pusar juga akan dibawa turun oleh bayi. Posisi saat itu biasanya air ketuban masih penuh sehingga mendorong tali pusar melilit bayi, terutama pada bagian leher.

Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.
Penyebab Bayi Terlilit Tali Pusar.

Jika hal ini terjadi maka biasanya tali pusar akan terbawa bayi sesuai dengan gerakan putaran dari ujung fundus hingga ke ruang panggul. Umumnya kondisi ini memang menjadi tanda-tanda akan melahirkan dalam waktu dekat.

Kehamilan Kembar

Kehamilan kembar juga bisa menyebabkan resiko bayi terlilit tali pusar. Lilitan tali pusar bisa terjadi pada bayi itu sendiri atau acak dengan kembarannya. Kondisi ini biasanya sudah terdeteksi pada pertengahan kehamilan. Biasanya kehamilan kembar juga akan lahir pada waktu yang lebih awal sehingga posisi bayi turun ke ruang panggul juga lebih cepat. Kehamilan kembar dengan kantung ketuban satu memiliki resiko bayi terkena lilitan tali pusar yang lebih besar.

Ukuran Bayi Terlalu Besar

Ukuran bayi yang terlalu besar seperti pada ibu hamil yang menderita diabetes gestasional juga memiliki resiko tinggi bayi terlilit tali pusar.

Komplikasi Selama Persalinan Normal

Komplikasi selama persalinan normal juga bisa menjadi penyebab bayi terlilit tali pusar. Kelahiran sungsang bisa membuat bayi menerima resiko terlilit tali pusat yang lebih besar. Karena itu kelahiran sungsang biasanya akan membutuhkan bidan atau dokter yang sudah ahli. Jika bayi terlilit tali pusar maka bisa menyebabkan resiko kematian bayi saat persalinan juga semakin tinggi. Ibu hamil harus bersiap menghadapi bahaya melahirkan bayi sungsang. Komplikasi masalah tali pusar memang menjadi penyebab bayi sungsang dalam kandungan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here