Droidif.com, Saham Facebook Turun karena Ganti Algoritma
Pendiri Facebook Mark Zuckerber akan Mengubah Algoritma

Droidif.com, Saham perusahaan Facebook turun sekitar 4 persen setelah Mark Zuckerberg mengumumkan ingin mengubah algoritma pada tampilan news feed.

Dikutip dari the Independent harga saham Facebook menyentuh angka $ 179,37 pada Jumat waktu setempat, turun dari hari sebelumnya yang mencapai $ 187,77. Forbes memperkirakan Zuckerberg yang memiliki 16 persen saham dari Facebook kehilangan kekayaan sampai $ 3,3 miliar atau sekitar Rp 44 triliun.

Penurunan ini kabarnya menyusul dari pengumuman Facebook yang akan mengganti algoritmanya, terutama pada tampilan news feednya. Zuckerberg sebelumnya mengumumkan kebijakan perusahaannya untuk mengurangi iklan pada news feed pengguna dan mengalihkannya ke unggahan yang lebih bersifat interaksi sosial.

Meski mengalami penurunan saham dan kehilangan potensi hartanya, harta Zuckerberg sampai sejauh ini masih di atas $ 70 miliar sehingga tidak terlalu berpengaruh banyak untuknya. Hanya saja menurut beberapa lansiran, kini Zuckerberg telah disalip dalam daftar orang terkaya di dunia.

Sebelum mengalami penuruan saham, Zuckerberg itu duduk di peringkat kedua, saat ini ia turun satu peringkat disalip oleh Amancio Ortega, pengusaha ritel asal Spanyol yang produk paling dikenalnya adalah Zara.

Perkembangan ini menunjukkan investor beraksi negatif atas keputusan Zuckerberg. Dengan menampilkan lebih sedikit konten dari pengiklan otomatis dan mengubahnya ke unggahan yang lebih bersifat sosial membuat investor tidak senang. Zuckerberg sendiri juga sadar dengan keputusannya. Ia menuturkan kalau perlu waktu atas kebijakan ini.

“Dengan perubahan ini aku perkirakan waktu yang dihabiskan orang di Facebook dan beberapa engagement akan turun, tapi aku juga berharap waktu yang kalian habiskan di Facebook lebih berharga,” ujar Zuckerberg

Zuckerberg melakukan perubahan algoritma ini untuk memperbaiki citra Facebook yang sering menjadi biang keladi atas tersebarnya kabar bohong dan disinformasi. Pihak Zuckerberg juga mengakui sistem baru ini akan berdampak pada konten non iklan dari brand seperti pada video dan unggahan yang viral, tetapi hal ini tidak akan mengubah kebijakan terkait iklan.

Namun, seorang yang berkecimpungdi dunia brand, Eric Shaffer yang menjadi chairman Reputation Management Consultants tetap menyebut biaya total beriklan di Facebook akan naik karena intensitas pesan yang ingin dipublikasi akan lebih banyak dan brand perusahaan yang ingin beriklan mau tidak mau harus beriklan lebih banyak untuk mencapai sasarannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here