Mobil Esemka proyek Indonesia
Industri otomotif Indonesia sedang berbahagia akan mobil esemka

droidif.com, Indonesia perlu berbangga hati sebab pemuda-pemudanya selalu berupaya menciptakan inovasi untuk negaranya. Saat ini, anak-anak SMK telah dilibatkan langsung pada proyek pembuatan teknologi, salah satunya dalam perakitan mobil. Proyek ini yang bernama mobil Esemka ini merupakan sinergi masyarakat Indonesia dalam menciptakan inovasi demi kepentingan bangsa.

Proyek ini melibatkan pelajar SMK, perusahan dan pabrik asli Indonesia. Meskipun demikian, berita mobil Esemka hari ini tetap saja membawa dua dampak. Keduanya akhirnya menghasilkan fakta positif dan fakta negatif pada produksinya.

Berikut adalah fakta positif dan negatif pada Mobil Esemka yang perlu untuk diketahui:

1. Fakta Positif

Mobil Esemka menjadi angin segar bagi Indonesia, terutama pada industri otomotif. Pasalnya kehadiran Esemka digadangkan menggantikan Timor, yaitu mobil nasional Indonesia yang pernah menjadi kebanggaan. Selain itu, mobil ini juga memiliki kesempatan dan peluang yang sama besar dengan mobil buatan luar negeri.

Produk Esemka yang paling banyak diminati adalah mobil jenis pick-up. Mobil yang bernama Digdaya tersebut memiliki keunggulan double cabin. Digdaya juga merupakan mobil yang dibuat oleh anak bangsa.

Produksi Esemka memang menggandeng banyak anak bangsa yang berpotensi. Salah satu sekolah yang sudah bergabung adalah SMKN 2 Solo. Proyek ini memang melibatkan siswa-siswa sekolah menengah kejuruan. Produksi mobil Esemka berada di bawah naungan PT. Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) sebagai proyek nasional.

PT ACEH merupakan gabungan dari dua perusahaan, yaitu PT Adiperkasa Citra Lestari dan PT Solo Manufaktur Kreasi. Dalam pelaksanaannya, PT ACEH melibatkan lulusan terbaik SMK serta menerapkan sistem praktik kerja lapangan untuk siswa-siswa yang masih bersekolah.

Mobil Esemka adalah mobil nasional
digadang-gadangkan menjadi mobil kebanggaan nasional, mobil esemka memiliki dua fakta

Fakta positif lainnya tentang mobil ini adalah telah menerapkan konsep Original Equipment Manufacturer. OEM adalah konsep dimana komponen mobil tidak diproduksi oleh perusahaan sendiri, melainkan dari perusahaan lain. Perakitan proyek ini dilakukan di Cileungsi, Jawa Barat. Diketahui mobil Esemka memang mendukung penggunaan bahan baku lokal sesuai himbauan Kementerian Perindustrian.

2. Fakta Negatif

Mobil Esemka telah digadang-gadangkan sebagai mobil kebanggaan Indonsia yang menggantikan Timor. Bukan hanya itu, mobil ini juga diharapkan mampu bersaing dengan mobil-mobil merek asing. Keberadaannya tetap tidak terlepas dari hal yang kontroversi.

Sebuah mobil melintasi jalan yang disesaki kendaraan dan orang-orang yang berlalu lalang. Mobil SUV misterius tersebut memiliki bentuk seperti Pajero. Dari belakang tertulis Garuda-1 di sebelah pojok kanan bawah dan tulisan Esemka di sebelah pojok kiri bawah.

Masyarakat dibuat heboh dengan penampakan mobil yang dinilai memiliki kemiripan yang sama persis dengan mobil Foday Landfort. Nyaris seluruh bentuknya sama persis, mulai dari desain pintu belakang, list chrome, wiper, stop lamp hingga bumper. Perbedaannya hanya pada mobil buatan Tiongkok tersebut hanya ada penulisan huruf China di tengah bagian belakang mobil. Guangdong Foday Automobile adalah perusahaan yang memproduksi mobil tersebut.

Fakta negatif lainnya adalah sudah pernah ada proyek seperti mobil Esemka namun tidak ada kabarnya sampai saat ini. Indonesia sudah pernah memproduksi mobil sendiri bahakan sejak sebelum memasuki era reformasi. Mobil nasional itu bernama Timor yang dulu pernah menjadi mobil kebanggaan Indonesia. Namun saat ini kabar perihal mobil nasional Timor sudah tidak terdengar bahkan tenggelam.

Kemunculan mobil Esemka hari ini memang membawa kabar baik pada industri otomotif, namun cerita tentan Timor menjadi sebuah pelajaran bagi pihak manapun. Semua pihak tentu berharap Esemka bukan hanya wacana dan tidak akan mengalami nasib yang serupa dengan Timor. Mari kita doakan saja untuk kejayaan industri otomotif Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here