droidif.com, Google Doodle Peringati Kelahiran Aktivis Bangladesh
Google Doodle rayakan hari lahir Mahasweta Devi

droidif.com, Google Doodle memang terkenal kerap memberikan penghargaan di momen-momen tertentu. Kali ini giliran Mahasweta Devi.

Nama Devi barangkali tidak terlalu terkenal di Indonesia. Namanya mungkin mengingatkan pada artis Bollywood, India. Devi memang berada di negara pecahan India, tepatnya Bangladesh.

Lantas kenapa google doodle memberikan penghargaan bagi Devi?
Devi memiliki pencapaiannya tidak bisa diragukan lagi besarnya. Ia merupakan aktivis dan penulis yang punya segudang pencapaian dan kontribusi pada literasi dan aktivisme.

Lahir pada 14 Januari 1926, Devi telah menulis lebih dari 100 novel dan cerita pendek.

Devi merupakan putri dari penyair Manish Ghatak dan Dharitri Devi yang juga merupakan penulis dan aktivis. Ia hidup di lingkungan yang polits dan literat. Setelah lulus dari Patha-Bhavana Vishvabharati University, Devi mengambil gelar master di sastra Inggris Calcutta University

Dalam perjalanannya berkarya ia telah menelurkan beberapa karya kenamaan seperti “Hajar Churashir Maa,” “Chotti Munda Evam Tar Ti,” Rudali,” serta “Jhansar Shani.”
Ia juga meraih penghargaan Sahitya Akademi pada 1979, Jhanpith Award pada 1996.

Puncaknya pada 1997 ia memperoleh penghargaan Ramon Magsaysay untuk tulisan-tulisannya dan akitivismenya kepada komunitas suku.

Dalam salah satu karyanya “Mother of 1084” yang terbit pada 1974, Devi menulis tentang bagaimana kesedihan seorang Ibu yang ikut dalam perjuangan pemberontakan Maois di India. Pemberontakan ini mengguncang India bagian tengah dan Timur.

Selain menulis Devi juga dikenal sebagai aktivis yang hidup selama puluhan tahun untuk mendokumentasikan kehidupan di antara suku-suku India. Devi dikenal sebagai aktivis yang menentang kebijakan yang sewenang-wenang atas penduduk suku asli India. Devi melaporkan kekejaman atas penindasan yang dilakukan kepada suku-suku India ke komisi HAM India.

“Tulisannya membahas satu kata ketidakadilan, kemanapun dia melihat apa yang dia anggap tidak adil, dia terjun ke dalam perjuangan dan tidak pernah menoleh ke belakang” kata G. N. Devy, salah satu kerabatnya.

Devi meninggal di Kolkata pada 28 Juli 2016 di usia 90 tahun karena serangan jantung dan kegagalan organ.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here