wakaf dan zakat
wakaf dan zakat

Droidif.com, Islam mengajarkan pengikutnya untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan seperti berbagi, menolong sesama, dan bersedekah. Dalam sejumlah hadis Rasulullah bersabda jika tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Sebagaimana di ajaran Islam di dalam harta setiap orang terdapat hak-hak orang lain yang harus dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak. Mengeluarkan hartanya bisa berupa infak, sedekah, wakaf dan zakat. Namun, orang sering kali masih bingung membedakan mana infak, sedekah, wakaf dan zakat.

Wakaf merupakan bentuk kegiatan bersedekah yang bentuknya berupa aset. Seperti tanah, rumah, rumah sakit, masjid, dan bangunan umum yang diperuntukan untuk kegiatan pendidikan dan bersifat produktif lainnya. Aset dari wakaf tidak boleh berkurang nilainya dan harus bisa dikembangkan secara syariah dan sesuai dengan prinsip dalam Islam. Hasil yang didapat dari pengelolaan aset tersebut akan digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Wakaf termasuk ke dalam amalan jariyah atau amalan yang tak akan putus, bahkan jika pewakaf telah meninggal dunia pahalanya akan selalu mengalir selama aset tersebut digunakan untuk kebaikan. Rasulullah SAW bersabda “Jika seseorang telah meninggal dunia (wafat) maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara ini yaitu, sedekah jariyah, do’a anak yang sholeh dan ilmu yang bermanfaat.” Hadis diriwayatkan oleh Muslim. Berwakaf dengan uang tunai yang diberikan kepada nazhir atau pengelola wakaf untuk dikelola lagi.

Wakaf hukumnya adalah sunnah, bila dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak di kerjakan tidak akan mendapat dosa. Dalam wakaf, penerima dana wakaf atau aset wakaf hanya berhak mengambil manfaat dan hasil dari harta wakaf itu. Ia pun tidak berhak untuk memiliki atau menhabisi harta wakafnya. Misalkan berwakaf hewan ternak, sang penerima wakaf hanya berhak untuk mengambil susu dan manfaat dari hewan itu, sedangkan hewan tersebut tidak boleh dimiliki oleh penerima wakaf. Untuk jumlah harta yang diwakafkan tidak ada ketentuan yang spesifik.

Beda Infak, Sedekah, Wakaf, dan Zakat.

Sedangkan zakat merupakan amalan wajib yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam karena ibadah ini termasuk dalam rukun Islam. Berzakat sangat diwajibkan untuk orang-orang yang berkecukupan atau hartanya telah mencapai masa hisab wajib zakat.

Manfaat berzakat juga terdapat dalam firman Allah SWT yang ada di dalam QS. At-Taubah ayat 103 yang berbunyi menjelaskan jika menunaikan zakat dapat membersihkan dan menyucikan harta si orang yang berzakat, serta diberikan ketentraman jiwanya.

Penerima harta zakat yang berhak atas benda dan manfaatnya sekaligus. Golongan yang berhak menerima zakat adalah fakir , amil, mualaf, gharimin, miskin, riqab, Ibnu Sabil. Dan Fi Sabilillah.

Fakir adalah orang yang tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin ialah orang yang tidak berkecukupan. Amil adalah semua pihak yang berkaitan dan bertindak dalam berzakat termasuk di dalamnya adalah kegiatan pengumpulan, penjagaan, pencatatan, dan penyaluran serta distribusi harta zakat. Mualaf juga berhak menerima zakat, serta Gharimin ialah orang yang berhutang untuk kepentingan sosial, walaupun orang tersebut termasuk ke dalam golongan mampu. Riqab atau budak wajib diberikan zakat karena termasuk orang-orang yang membutuhkan. Musafir dan para pejuang di jalan Allah juga berhak menerima zakat.

Infak memiliki pengertian sedekah dalam bentuk harta benda. Contohnya, infak berupa uang yang diberikan ke kotak amal di masjid, memberikan bantuan kepada panitia untuk pembangunan masjid atau tempat ibadah, serta tetangga yang tengah membutuhkan.

Terakhir adalah sedekah. Meski dianggap mirik dengan infak, sedekah memiliki pengertiannya sendiri. Sedekah adalah segala macam kebaikan yang dilakukan oleh manusia. Tidak hanya berkaitan dengan harta seperti uang dan benda lainnya, namun perbuatan baik seperti senyum, membantu orang yang sedang kesulitan, dan hal sederhana lainnya yang termasuk kegiatan baik yang dilakukan secara ikhlas untuk membantu dan menyenangkan orang lain termasuk sedekah.

Jadi, infak, sedekah, wakaf dan zakat memiliki pengertiannya masing-masing. Keempat kegiatan ini bila dilakukan secara ikhlas dan atas dasar keinginan untuk beribadah kepada Allah SWT akan membawa pahala bagi yang melakukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here