Tips menjaga baterai Apple Macbook
Tips menjaga performa baterai Apple Macbook

Droidif.com, Meskipun pihak Apple mengklaim bahwa kapasitas baterai Apple Macbook bisa bertahan sekitar 80 persen setelah 1000 kali siklus, namun pastinya akan ada rentang waktu performanya terjaga. Sebenarnya para pengguna produk Apple ini tidak perlu khawatir dengan kualitas baterai yang terpasang. Hanya saja perlu menjaga.

Baterai Mac ini tetaplah memiliki masa hidup rentang waktu tertentu. Apabila sudah usang, maka harus diganti. Permasalahnnya adalah, mengganti baterainya tidak semudah saat mengganti baterai laptop biasa.

Sebab, membongkar sendiri dan mengganti baterainya dianggap tindakan ilegal yang akan membuat garansi hangus. Hanya pihak official saja yang bisa melakukan pergantian dan membongkar mesin Macbook.

Oleh sebab itu, yang bisa dilakukan sebagai pengguna hanyalah menjaga dan merawat penggunaan baterai dengan sebaik-baiknya agar baterai lebih maksimal.

Mitos dan Fakta Baterai Lithium Ion (Li-ion)

Banyak yang masih keliru mengenai baterai Li-ion yang ada pada Macbook. Berikut mitos dan fakta yang harus diketahui agar tidak salah duga lagi.

1. Baterai Li-ion baru tidak perlu diisi sebelum digunakan

Banyak yang salah dan mengira baterai Li-ion baru harus diisi selama 8 jam sebelum digunakan. Padahal itu hanyalah mitos. Baterai jenis ini sudah bisa langsung digunakan tanpa diisi dulu (priming). Ternyata baterai jenis nickle-based yang butuh priming.

2. Jangan biarkan baterai habis

Baterai Li-ion dirancang untuk tidak kosong dan selalu terisi. Banyak yang bilang full discharge itu akan menjaga kualitas baterai. Ini adalah kesalahan yang bisa menyebabkan kerusakan pada baterai perangkat kamu.

3. Pengisian Baterai tidak harus saat sudah mendekati 0%

Jika itu diterapkan untuk baterai nickel-based, maka hal tersebut bisa menjaga performa baterai. Namun berlaku untuk baterai dengan jenis li-ion. Sebab baterai jenis Li-ion didesain fleksibel sehingga bisa diisi kapan saja.

4. Sering gunakan baterai MacBook

Mitos yang berkembang di masyarakat adalah baterai MacBook tidak boleh sering-sering diisi karena bisa menurunkan performa. Jarang diisi artinya Macbook kamu jarang digunakan. Padahal baterai Li-ion disarankan untuk sering digunakan Setidaknya gunakan sekali seminggu untuk menjaga performanya agar tetap bagus.

Cycle Count dan Battery Health

Baterai Apple Macbook
Ada istilah cycle count dan battery health Baterai Apple Macbook

Ternyata jumlah charging untuk setiap baterai terbatas atau dikenal dengan istilah life cycle. Ada laptop yang memiliki baterai dengan life cycle 300, yang berarti baterai diisi 100% sebanyak 300 kali.

1. Cycle count berarti jumlah cycle yang sudah digunakan.

Cara menghitung cycle ini mudah saja. Terhitung satu setiap baterai terisi full 100%. Misalnya saat baterai 20%, diisi hingga 100%. Kemudian saat baterai bersisa 40%, kamu isi lagi hingga 100%. Hal ini berarti kamu sudah melakukan charge sebanyak 80% + 60% = 140%. Sedangkan satu cycle dihitung 100%, maka baterai itu mengalami 1.4 cycle.

Untuk perhitungan cycle ini, tidak mesti dengan cara manual. Sudah banyak aplikasi yang diluncurkan untuk melihat kondisi baterai. Seperti Watts, CoconutBattery, serta iStatPro.

2. Battery Health

Setiap baterai punya kapasitas asli yang mampu ditampung dalam perhitungan persen. Akan tetapi, tidak semua kondisi baterai selalu maksimum, sehingga kadang hanya bisa menampung 90 persen dari kapasitas yang seharusnya.

Selain itu, setiap baterai juga memiliki kapasitas tampung setelah melewati masa life cycle, sebesar 80%. Jadi, ketika baterai Macbook kamu sudah di bawah 80% tapi life cycle masih belum lewat, tandanya untuk mengganti baterai dengan yang baru.

Tips Merawat Baterai Apple Macbook Jenis Li-ion

Selain mengetahui mitos dan fakta mengenai baterai produk Apple milik kamu, berikut tips untuk merawat performa baterai tetap bagus.

1. Simpan dalam kondisi baterai 50%

Jika kamu ingin menyimpan MacBook dalam waktu yang lama, sebaiknya simpan dengan sisa baterai 50%. Hal ini untuk mencegah penurunan ‘battery health’. Apabila akan disimpan hingga berminggu-minggu, sebaiknya baterai dicabut.

2. Suhu baterai harus tetap rendah

Usahakan untuk menjaga suhu baterai agar tetap rendah. Sebab, suhu yang tinggi dapat mengurangi ‘battery health’ dengan signifikan. Jika memungkinkan, gunakan MacBook di ruangan dingin saat menjalankan aplikasi yang membutuhkan penggunakan CPU intensive.

3. Lakukan kalibrasi sekali dua bulan

Melakukan kalibrasi ini penting untuk mengetahui kapasitas baterai Apple Macbook yang sebenarnya. Sebab, meskipun ‘battery health’ menunjukkan angka 90%, belum tentu itu benar. Dengan kalibrasi, kamu akan tahu berapa kapasitas sebenarnya. Lakukan kalibrasi setidaknya dua bulan sekali. Adapun cara untuk melakukan kalibrasi adalah:

  • Isi baterai hingga 100%. Biarkan dalam kondisi fully charged ini minimal 2 jam. MacBook juga boleh tetap digunakan selama baterai dalam keadaan mengisi
  • Dalam kondisi masih menyala, lepaskan colokan. Gunakan baterai tersebut
  • Gunakan MacBook hingga kehabisan baterai. Biarkan hingga 5 jam
  • Kemudian barulah isi kembali hingga full
  • Kemudian barulah isi kembali hingga full.

4. Sebaiknya gunakan baterai Li-ion seminggu sekali

Jika kamu selalu menggunakan AC power, sebaiknya gunakan baterai Apple Macbook Li-ion sekali dalam seminggu. Cukup gunakan baterai dengan sisa sekitar 40%. Kemudian colok kembali dengan AC power.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here