Samsung Galaxy Buds
Samsung Galaxy Buds (istimewa)

Droidif.com – Samsung tak cuma mengenalkan lima smartphone anyarnya yakni Galaxy S10, S10+, S10e, S10 5G, dan Galaxy Fold, dalam ajang “Galaxy Unpacked Event 2019” di San Francisco, California, Amerika Serikat belum lama ini. Mereka pun merilis earbuds: Samsung Galaxy Buds.

Perangkat ini adalah penerus dari Gear IconX yang diperkenalkan sejumlah tahun lalu. Setelah lumayan lama tidak merilis earbuds, apakah Samsung dapat menjadikan Galaxy Buds sebuah perlengkapan yang menarik?

Saat digunakan, ia meredam suara di lengkungan selama sebagaimana earbuds dan in-ear earphone pada umummya sampai-sampai telinga user hanya konsentrasi pada suara yang didapatkan Samsung Galaxy Buds. Suaranya pun lumayan baik guna didengar.

Terlebih, terdapat equalizer yang terdapat di dalam aplikasi. Perbedaan paling terasa saat user memilih mode bass boost atau treble boost. Walau butuh sejumlah detik untuk mengerjakan penyesuaian menurut opsi pemakainya, tetapi hasilnya paling baik.

Bagi yang tidak hendak terlalu merasa “budek” saat menggunakan Galaxy Buds, terdapat ambient sound yang tersedia. Ketika diaktifkan, maka mode itu akan menciptakan user menjadi lebih peka dengan suara di sekitar, tetapi tetap dapat mendengarkan Galaxy Buds dengan baik.

Pada aplikasi, ada opsi untuk menata intensitas sari ambient sound itu. Sama halnya dengan equalizer, butuh sejumlah detik untuk earbuds guna menyesuaikan diri terhadap mode tersebut.

Galaxy Buds sendiri dapat digunakan di sekian banyak  perangkat, tidak khusus untuk gadget dari Samsung saja. Cukup download software di Play Store guna menghubungkan earbuds itu dengan perlengkapan yang diinginkan. Tidak terdapat perbedaan berarti di dalam software Samsung Wearables untuk perlengkapan Samsung maupun non-Samsung.

Meski begitu, suara yang didapatkan Galaxy Bids saat dipasangkan dengan perlengkapan dari Samsung, dalam urusan ini Galaxy S10+, lebih baik ketimbang gadget di luar produksi perusahaan asal Korea Selatan itu, dalam urusan ini ROG Phone. Suara yang didapatkan lebih rinci dan keras.

Secara desain, Galaxy Buds paling menyesuaikan dengan format telinga. Hal ini membuatnya tidak gampang jatuh ketika dipakai, serta tetap nyaman meski dikenakan dalam masa-masa lama.

Charging case yang dimilikinya punya pun punya format yang bagus, serupa kepompong. Ada port USB Type-C di unsur belakang, serta lampu kecil di depan guna menandakan apakah Samsung Galaxy Buds telah terisi sarat atau belum.

Jika menyaksikan Samsung Galaxy Buds, terdapat bagian yang mempunyai warna lebih mencolok. Itu adalahtouchpad yang dipakai untuk mengoperasikan perlengkapan lewat earbuds tersebut. Ada tidak sedikit fungsi yang ditanamkan pada touchpad itu.

User dapat mengetuk sekali untuk mengawali atau menyetop lagu/video. Dua kali ketuk guna memutar lagu/video inilah dan mengusung atau memblokir panggilan.

Kemudian, tiga kali ketuk bisa bermanfaat untuk memutar lagu/video sebelumnya. Sedangkan menyangga jari di touchpad tersebut berarti menimbulkan asisten virtual dan memblok panggilan masuk, dengan terdapatnya pilihan untuk diolah sesuai kemauan user.

Satu catatan, pemakainya harus membudayakan diri dengan touchpad ini. Pasalnya, pada awal-awal digunakan, input yang diserahkan user dengan kegiatan yang dijalankan sering berbeda.

Hal tersebut sangat sering terjadi saat melakukan tiga ketukan, dan Samsung Galaxy Buds merespons dengan faedah dua ketukan. Walau demikian, saat sudah terbiasa, kekeliruan itu dapat dihindari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here